Peter Fennema Bule Yang Jago Bikin Lagu Bahasa Indonesia

Spoiler for peter:
Nama saya Peter Fennema, aku lahir di kota Groningen di Belanda. Aku dibesarkan di Uden di bagian selatan negara itu. Beberapa orang berpikir bahwa aku Indo (Bahasa Indonesia dicampur dengan darah Kaukasia), tapi aku 100% Belanda.Selama SMA aku sudah bermain musik dalam band pop lokal. Pada usia 18, aku pindah ke kota Enschede untuk memulai elektronik saya studi di universitas di sana. Aku punya sebuah kamar di apartemen mahasiswa di kampus. Segera setelah tiba di sana aku bertemu dengan siswa lain dan musisi, dan dalam beberapa minggu aku sedang bermain di sebuah band baru sudah. Setelah lulus saya memiliki beberapa pekerjaan yang berbeda.

Sekarang saya bekerja sebagai software engineer untuk sebuah perusahaan riset di Enschede. Saya telah bekerja untuk perusahaan ini selama beberapa tahun sudah. Rumah saya sekitar 5 menit berjalan kaki dari kantor saya.

Anda dapat melihat bahwa musik selalu menjadi bagian yang sangat penting dalam hidupku, aku cinta membuat musik. Gairah saya yang lain adalah perjalanan, terutama ke Indonesia. Oh, aku hampir lupa sesuatu yang sangat penting: makanan Indonesia!

Bagaimana kau menjadi begitu tertarik dgn Indonesia?

Spoiler for ini:
Beberapa tahun setelah kelulusan kita (Lucie pacar saya dan aku) pergi ke Asia Tenggara untuk melakukan perjalanan selama satu tahun. Indonesia adalah tujuan utama kami, dan tampaknya menjadi pilihan yang baik.Sebelum kami meninggalkan kami mempelajari Bahasa Indonesia selama sekitar setengah tahun. Kami terbang ke Bangkok dan melakukan perjalanan di Selatan melalui Malaysia dan Singapura ke Indonesia. Kami tinggal di Indonesia selama 8 bulan!

Kami mengunjungi Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Maluku (Ambon, Banda, Kei dan Tanimbar). Keragaman negeri sangat besar, begitu banyak perbedaan budaya dan tradisi.

Jika Anda melakukan perjalanan di Indonesia Anda sangat dekat dengan masyarakat setempat, terutama bila Anda menggunakan angkutan umum dan ketika Anda berada di daerah terpencil. Kami telah bertemu dengan begitu banyak orang-orang ramah tamah hangat, begitu banyak senyum indah, bahwa Indonesia mulai merasa seperti di rumah kami, meskipun kami tidak punya tempat tinggal.

Saya kira saya dapat mengatakan bahwa tahun ini adalah nomor satu menyorot dari seluruh hidupku.

Anda membuat sampul lagu-lagu Indonesia! Kapan dan bagaimana itu terjadi?

Spoiler for ini:
Aku mulai melakukan hal ini pada akhir 2006. Itu lebih atau kurang secara kebetulan. Kami berencana pergi ke Sulawesi pada bulan Oktober tahun itu dan kami ingin mengunjungi sebuah panti asuhan. Kami pikir ini akan menjadi ide bagus untuk mempelajari beberapa lagu anak-anak Indonesia, sehingga kami bisa bernyanyi bersama-sama dengan anak-anak. Seorang teman Indonesia di sini di Belanda membantu kami untuk memilih lagu yang tepat, seperti Desaku, Balonku, dan Becak. Kami juga belajar Bengawan Solo dan Hati (oleh Ari Lasso dan Melly Goeslaw).Setelah di Indonesia kami memainkan lagu-lagu sekarang dan kemudian pada berbagai kesempatan, bukan hanya di panti asuhan. Orang-orang cukup kagum dan enthousiastic tentang hal itu. Di Kota Tomohon Aku bahkan akhirnya bermain di sebuah band untuk sementara waktu. Ini benar-benar menyenangkan. Pada waktu itu saya belajar banyak tentang musik pop Indonesia dan saya membeli banyak CD.

Kembali rumah aku mendapatkan ide untuk menaruh lagu di Internet. Jadi saya merekam lagu Desaku dengan laptop dan mikrofon, dan menciptakan sebuah file audio MP3. Aku punya beberapa ruang kosong untuk sebuah homepage yang saya tidak pernah digunakan, menciptakan halaman web dasar, dan ada itu. Tentu saja tak seorang pun dapat menemukannya sehingga saya kirimkan ke beberapa PPI (Perhimpunan Belajar Indonesia, Perhimpunan Pelajar Indonesia) mailing list untuk membiarkan mereka sekarang. Dan segera saya menerima reaksi sangat bagus. Tanggapan ini telah mendorong saya untuk merekam lagu baru, dan saya membeli nama domain saya sendiri, dan menciptakan situs web yang lebih baik. Dan sekarang, sedikit lebih dari satu tahun kemudian, saya membuat video di YouTube juga.

Yang menyenangkan dari semua itu adalah bahwa ia tidak pernah merencanakan seperti ini.

Apakah Anda berbicara bahasa Indonesia dgn lancar?
Saya berbicara Bahasa Indonesia cukup baik, tapi tidak lancar. Sini di Belanda saya tidak berbicara dengan sangat sering. Tapi ketika aku sudah tiba di Indonesia dan telah menggunakan bahasa selama beberapa hari Aku heran pada seberapa baik hal itu terjadi, hampir secara otomatis.

sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3225079

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: